Yonif 712/WT Jalin Kerjasama Dengan UPF Timor Leste

TIMOR LESTE BN – Sembilan 0rang anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt Pos Turiskain dipimpin langsung Danpos Turiskain Lettu Inf Alfian Rimbing melaksanakan anjangsana untuk koordinasi ke Pos UPF Timor Leste yang terletak tidak jauh dari Pos Turiskain Indonesia Jumat (21/4//17).
Perjalanan memerlukan waktu 25 Menit dengan jarak yang kurang lebih 1 KM untuk berkordinasi tentang pengamanan Wilayah perbatasan RI-RDTL sektor timur terhadap pelanggaran kegiatan illegal di wilayah perbatasan.
Rombongan anggota Yonif Raider 712 didampingi Pospol Turiskain diterima langsung oleh Danpos UPF Tunubibi Sargento Policia Helio Dacosta.
Danpos Turiskain Lettu Inf Alfian Bimbing mengatakan, “Kunjungan kami ke markas UPF Timor Leste untuk bersilaturahim sekaligus membicarakan tentang pertahanan dan keamanan di wilayah Perbatasan Indonesia dan Timor Leste.” Ujarnya.
Menurut beliau, mudah-mudahan ditahun 2017 ini Satgas Pamtas RI-RDTL bersama UPF Timor Leste bisa tingkatkan kerjasama di wilayah perbatasan. Selain itu juga meningkatkan kerjasama di bidang lainnya yang dapat membantu aparat juga masyarakat di sepanjang garis perbatasan kedua negara.
“Melalui kegiatan silaturahmi ini Satgas kedua negara bisa pererat hubungan kerja yang lebih baik lagi demi terciptanya keamanan di tapal batas,” ujar Danpos Turiskain. hal-hal yang menjadi benih konflik akan kita minimalisir yang merugikan Indonesia dan Timor Leste. Kegiatan silaturami ini juga bagian dari antisipasi kita terhadap hal-hal yang berkaitan dengan aksi penyelundupan baik dari Indonesia ke Timor Leste maupun sebaliknya.
“Kita bertugas di perbatasan, oleh Karena itu kita harus laksanakan aturan yang sudah ada dan untuk kegiatan patroli bersama akan diatur di masing-masing Pos, “Selain silaturahmi, kita akan lanjutkan dengan kegiatan olahraga bersama. Lewat kegiatan ini saling menjalin hubungan yang positif, untuk seluruh anggota dan warga di wilayah batas kedua negara, meski kita berbeda negara tapi kita adalah saudara yang berasal dari satu keturunan.
Sementara itu Danpos UPF Tunubibi Sargento Policia Helio Dacosta menuturkan, di tahun 2017 ini hubungan kedua Satgas di wilayah batas akan lebih erat dan tentunya semakin kuat demi terciptanya keamanan dan perdamaian di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
“Pertemuan hari ini dapat menambah nilai persaudaraan dan terhindar jauh dari hal-hal yang dapat merusak hubungan kedua aparat satgas di batas. Oleh karena itu kedua aparat satgas harus selalu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik untuk terciptanya keamanan,”
Dikatakan, perbatasan Indonesia dan Timor Leste adalah perbatasan yang teraman di dunia Sejauh ini di wilayah perbatasan kedua negara tidak timbul masalah atau konflik.
“Di batas RI-RDTL tidak ada masalah, Melalui pertemuan hari ini kita akan lebih tingkatkan hubungan kerjasama aparat keamanan kedua negara di wilayah perbatasan”.
(Raider/fL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*