Proyek Drainase Didesa Dimembe Diduga “Proyek Siluman” Dari Propinsi Sulut

MINUT BUSERNEWS.com – Pembangunan drainase sepanjang jalan Desa Dimembe Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) diduga seperti “Proyek Siluman”.

Alasanya, Saat melaksanakan pekerjaan, Diduga kontraktor tidak memasang papan nama (Papan Proyek) sehingga masyarakat tidak mengetahui kontraktor yang mengerjakan, materi proyek dan dana yang dianggarkan dari mana.

Hasil pantauan media Busernews di lokasi proyek yang panjangnya berkisar 300 meter itu, dalam pengerjaan proyek drainase terkesan adanya ketidak transparansi terhadap masyarakat, termasuk penggunaan dana, volume, tanggal pekerjaan yang seharusnya tercantum pada papan nama proyek.

Hal ini diduga agar masyarakat tidak mengetahui dan tidak dapat melakukan pengawasan dalam penggunaan dana yang bersumber dari Negara.

Proyek tersebut konon adalah proyek dari salah satu Balai pada Dinas PU Propinsi Sulawesi Utara diduga “Proyek Siluman” ini terindikasi tidak sesuai dengan Bestek.

Hal ini diketahui saat media Busernews melakukan klarifikasi, para pegawai Dinas PU Propinsi yang sedang melakukan pengukuran, Rabu (13/12/2017).

Pada saat itu para Pegawai PU yang diduga dari Tim PHO, tidak memakai papan nama. Saat ditanya nama oknum pegawai yang menggenggam rokok LA Bold di tangannya tidak memberitahukan siapa namanya dengan alasan sibuk.

Pegawai tersebut tidak mau berkomentar ketika di tanya proyek dari mana sehingga menimbulkan opini yang negatif bagi awak media.

Usai melakukan pengukuran Pegawai yang berjumlah 2 orang langsung menuju kemobil Nissan Juke dengan Plat Nomor DB.1369.AE dan melaju tanpa sepatah kata ketika dikonfirmasi. Terlihat mereka sangat ketakutan seolah-olah ada yang di sembunyikan.

Sementara beberapa masyarakat setempat mengatakan, dari awal pekerjaan sampai usai pekerjaan drainase tersebut tidak dipasang papan proyek.

“Yah dari pertama pekerjaan tidak ada papan proyek, setahu kami ini anggaran berasal dari dana desa, eh tidak tahunya dana dari propinsi.” Ujar masyarakat yang memantau pekerjaan itu. (Benny/ifuL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*