Sindir Mahasiswa Lewat Status, AMM Tuai Kecaman dari Aktivis HIPPMAS

MAKASSAR BUSERNEWS.COM – Status yang ditulis di facebook laman pribadi pasangan petahana pilkada Sinjai, Andi Mahyanto Mazda (AMM) menuai kecaman dari Ketua Umum Gerakan Sinjai Muda (GSM), Nurhidayatullah B. Cottong yang juga merupakan aktivis Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS).

Ia menuturkan sebagai cakada tidak sepantasnya AMM menuliskan status yang tidak mencerminkan sebagai seorang pemimpin.

“Betul-betul, tidak layak. Masa mahasiwa dikatai seperti itu, mahasiswa itu agent of change, Social control dan iron stock.Makanya, tidak usah jadi pemimpin kalau enggan dikritik” Kata Hidayat, Rabu (18/04).

Ia menyindir mahasiswa yang demo perihal permasalahan plt. Sekda yang lagi booming di persoalkan mahasiswa Sinjai akhir-akhir ini, seolah ia tak pernah memahami situasi dan kondisi mahasiswa.

“Kayak tidak pernah saja dia mahasiswa, wajar dong kalau dikritik itu artinya ada yang gak beres” Ujar Hidayat.

Status milik AMM itu dianggap sebagai momen cari sensasi dan Sangat tidak mecerminkan sebagai pemimpin yang bisa merangkul semua kalangan, Hidayat menilai pernyataan itu sangat disayangkan ditulis oleh figur yang cukup menyita perhatian masyarakat Sinjai.

“Sebenarnya sangat disayangkan, apacoba hubungannya masalah itu dengan dirinya? Cari-cari sensasi? Sekda bukan, pejabat pemerintahan juga bukan”. 

“Harapan saya sih, minta maaf saja. Tapi tetap publik sudah menilai dan saya pribadi sebagai mahasiswa merasa terlecehkan atas pernyataan tersebut, saya harap AMM bisa pertanggungjawabkan perkataannya di depan publik” Ucapnya.

Tapi, kata hidayat, “terima kasih ini membuat kami mahasiswa semakin solid untuk menyuarakan kebenaran” Tutupnya.

Status tersebut ditulis rabu, (18/04) pada akun Andi Mahyanto Mazda miliknya yang bertuliskan “itu yang demo pansel sekda, selesaikanmi cepat kuliahmu supaya jadi sekdako juga cepaaaa….” , sembari menandai akun Ketua DPRD Sinjai, Abd Haris Umar. Status yang menyindir mahasiswa tersebut kini telah ramai di persoalkan di salah satu grup disosial media facebook, namun dilaman pribadinya sudah tidak ditemui, kemungkinan sudah dihapus. (Hidayat)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*