Kapolda Sulut: Kita Lebih Atensi Untuk Menekankan Masalah Cuaca

SULUT BUSERNEWS.COM – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs. Bambang Waskito kembali mengingatkan dampak cuaca ekstrim menjelang Hari Natal dan Tahun baru di wilayah Sulawesi Utara. “Kita lebih atensi lagi untuk menekankan masalah cuaca seperti ini,” ujarnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Samrat 2018, di halaman Mapolda Sulut.

Ia mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan semua stake holder untuk membahas kesiapan pengamanan jelang Natal dan Tahun Baru, termasuk mengantispiasi potensi bencana alam.

Potensi bencana tanah longsor di ruas jalan Manado-Tomohon misalnya, Kapolda mengatakan sudah siapkan petugas dari stake holder termasuk alat-alat berat plus dengan operatornya. “Ada 62 personil disini yang standby dan akan digilir. Jadi apabila terjadi sesuatu disitu lebih cepat penanganannya, agar tidak terlalu lama macetnya,” ujar Kapolda.

Terkait pengamanan di rumah-rumah ibadah, Kapolda mengatakan akan melakukan sterilisasi melibatkan Brimob maupun TNI, termasuk pengamanannya saat ibadah Natal dan Tahun baru.

Ia juga mengapresiasi kebiasaan ormas keagamaan di Sulut yang saling menjaga saat ada ibadah. “Justru inilah letak toleransi di Sulut ini, dari dulu seprti ini. Kalau hari raya Idul Fitri ada umat non muslim yang melaksankaan pengamanan, giliran Natal ormas muslim yang melakukan pengamanan, jadi inilah keluarbiasaan, keistimewaan di Sulut ini selalu melakukan sinergi yang luar biasa,” ucap Kapolda.

Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat agar merayakan natal dengan wajar saja, tidak berlebih-lebihan apalagi dalam kondisi cuaca seperti saat ini.

Ia juga minta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota agar menggelar acara tahun baru di tempatnya masing-masing, sehingga tidak semua turun ke Kota Manado.

“Ini salah satu upaya kita untuk mengurangi kepadatan, kami harapkan masyarakat yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru di Manado, untuk mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan, apabila ada jalan yang kita tutup agar dipatuhi,” pungkas Kapolda.

(Benny/Fonda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*