Home Jawa Barat Pemdes Pakutandang Laksanakan Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini Serta Peningkatan Kesehatan...

Pemdes Pakutandang Laksanakan Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini Serta Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak

329
0

Kab. Bandung, busernews19.com –  Dalam rangka penyuluhan pencegahan stunting dan pernikahan dini serta peningkatan kesehatan ibu dan anak pemerintah desa pakutandang kecamatan ciparay kabupaten bandung laksanakan giat tersebut di Aula desa pakutandang Rabu 11/06/2025.

kegiatan tersebut dihadiri kepala desa pakutandang Suryaji, kepala KUA kecamatan ciparay, kepala puskesmas pakutandang, petugas P3N pakutandang, ketua BPD, Ketua RW , kader posyandu dan tamu undangan lainya.

Kepala desa pakutandang Suryaji disela kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini bersumber dari Dana Desa tahap I tahun anggaran 2025. tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa pakutandang terhadap masyarakat diwilayah kami dalam upaya program pemerintah pusat.

kepala puskesmas pakutandang dalam kesempatannya menyatakan
Stunting, yang didefinisikan sebagai kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) akibat kekurangan gizi kronis, merupakan tantangan serius di Indonesia

.Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal lahir, dengan stunting baru terlihat setelah anak berusia 2 tahun. Dampaknya melibatkan tingkat kecerdasan yang menurun, kerentanan terhadap penyakit, penurunan produktivitas, dan hambatan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan tingkat kemiskinan dan ketimpangan.

kepala KUA kecamatan ciparay menyampaikan , Upaya kami memiliki peran penting dalam pencegahan pernikahan dini adapun upaya upaya yang kami lakukan diantaranya : sosialisasi dan penyuluhan , bimbingan remaja usia sekolah , kerjasama dengan lembaga pendidikan dan pemerintah , memeriksa persyaratan pernikahan, dukungan hukum dan pengawalan , konseling dukungan , serta edukasi dan pemberdayaan’ ujarnya.

Tujuan pengabdian pemerintah desa pakutandang untuk pengetahuan dan perilaku ibu hamil serta ibu balita dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini berfokus pada memberikan pembinaan dan pengenalan kepada ibu hamil dan ibu balita mengenai upaya pencegahan stunting melalui pemahaman dan pengaturan jenis makanan dan pola makan yang baik dan seimbang untuk anak balita.

Dalam pelaksanaannya, program pengabdian masyarakat melibatkan kader posyandu se desa pakutandang serta ketua RW, Metode pelaksanaan melibatkan penyuluhan kesehatan secara langsung pada peserta. yang hadir.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu memahami materi dengan baik. Kegiatan edukasi mendapat respons dan antusias yang positif dari responden, tercermin dari partisipasi aktif mereka baik dalam bertanya maupun berbagi informasi melalui media sosial.

Dalam kesimpulan, penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan stunting perlu diberikan secara berulang-ulang dan menarik. Kegiatan edukasi ini menjadi penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, terutama kelompok rentan gizi seperti ibu hamil dan balita. Kerjasama yang baik antara tenaga kesehatan dan orang tua, khususnya ibu hamil dan ibu balita, menjadi kunci dalam menangani stunting. ‘tambahnya  (Dens)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here