Kab. Bandung, busernews19.com – Pembangunan drainase di jalan kp Rancabogo, Desa Sagaracipta, Kecamatan ciparay, Kabupaten Bandung, menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Proyek yang bersumber dari APBD Kab.Bandung Tahun 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp 99.799.810,00 ini diduga kuat dikerjakan tanpa memperhatikan standar teknis .
Berdasarkan pantauan awak media dilapangan pada papan proyek hanya tercantum Nama pekerjaan, Lokasi pekerjaan, jumlah anggaran, Sumber dana dan Nama pelaksana CV MAZEL ARNAWAMA INDONESIA namun tidak tercantum volume pekerjaan dan nomer kontrak.
Namun, metode pelaksanaan proyek tersebut menimbulkan banyak pertanyaan. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah kejanggalan dalam proses pembangunan. Salah satu yang paling mencolok adalah pemasangan pondasi yang dilakukan tanpa di gali hanya menempel ke tanah.
Batu pondasi langsung ditancapkan ke tanah tanpa di gali terlebih dahulu, sehingga menimbulkan keraguan terhadap kekuatan dan volume pondasi yang dihasilkan.

Selain itu, pemasangan batu pondasi terlihat tidak memperhatikan perhitungan teknis yang matang.
Lebar pondasi tampak tidak maksimal dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pekerjaan pun terkesan dilakukan asal jadi, tanpa kontrol mutu yang memadai.
“Siapa pun bisa lihat langsung ke lokasi. Ini jelas-jelas bukan cara kerja yang profesional,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Senin (25/8/2025).
Sorotan publik terhadap proyek ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur, agar dana rakyat tidak terbuang sia-sia dan kualitas bangunan sesuai harapan.
“Apakah pekerjaan pekerjaan PUTR kabupaten bandung seakan banyaknya kurang pengawasan yang signifikan dan ini sering ditemukan setiap adanya pekerjaan pekerjaan yang terkadang jarangnya memasang papan informasi diduga sengaja biar masyarakat luas tidak mengetahui pekerjaan dinas PUTR berbau korupsi atau penyimpangan anggaran.




