Home Garut Warga Sejumlah Kampung di Desa Maroko, Garut, Keluhkan Tegangan Listrik Rendah, PLN...

Warga Sejumlah Kampung di Desa Maroko, Garut, Keluhkan Tegangan Listrik Rendah, PLN Diharapkan Segera Bertindak

3
0

GARUT, BUSER NEWS – Warga di sejumlah kampung di Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, mengeluhkan tegangan listrik yang rendah atau dikenal dengan istilah spaning. Kondisi tersebut dilaporkan telah berlangsung selama beberapa bulan, sehingga mengganggu aktivitas rumah tangga dan dikhawatirkan berdampak terhadap peralatan elektronik milik warga.

Berdasarkan penelusuran tim media Buser News di lapangan, keluhan tersebut terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kampung Ranca Ayu, Dimeriahkan, Ci Kubang, Sukawangi, Pasir Pinang, Ci Buek, Ci Paria, Kalapa Dua, dan Batu Numpang, serta beberapa kampung lainnya.

Warga menyebutkan, penurunan tegangan listrik mulai dirasakan secara signifikan setelah terjadinya kerusakan pada gardu listrik yang berada di Kampung Ci Buek beberapa bulan lalu. Meski persoalan tersebut dikabarkan telah dilaporkan kepada pihak PLN, warga mengaku belum merasakan penanganan yang efektif.

Menurut keterangan salah seorang warga Kampung Ranca Ayu kepada tim Buser News, tegangan listrik yang biasanya diharapkan berada pada kisaran 220 volt kini menurun drastis. Pada siang hari, tegangan disebut hanya mencapai sekitar 190 volt, sedangkan pada malam hari turun hingga sekitar 170 volt.

“Kalau siang tegangan listrik sekitar 190 volt, sedangkan malam hari bisa turun sampai 170 volt. Akibatnya, peralatan elektronik dikhawatirkan cepat rusak. Bahkan, menanak nasi pun membutuhkan waktu lebih lama karena daya listrik yang dirasakan sangat lemah,” ujar warga tersebut.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat listrik merupakan kebutuhan utama dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Tegangan yang tidak sesuai dengan kebutuhan peralatan dapat mengganggu kinerja sejumlah perangkat rumah tangga, bergantung pada jenis dan karakteristik peralatan yang digunakan.

Warga berharap pihak PLN segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan distribusi dan gardu yang diduga berkaitan dengan persoalan tersebut, sekaligus mengambil langkah perbaikan agar pasokan listrik kembali normal dan stabil.

Masyarakat juga meminta adanya tindak lanjut yang jelas atas laporan yang telah disampaikan, sehingga persoalan yang dirasakan selama berbulan-bulan ini tidak terus berlarut-larut.

Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari pihak PLN mengenai penyebab penurunan tegangan serta langkah penanganan yang akan dilakukan masih perlu dikonfirmasi.

Buser News akan terus memantau perkembangan persoalan ini demi mendorong penyampaian informasi yang berimbang dan kepentingan masyarakat.     (Ayi. Rudiana / Ardat ).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here