Kab. Bandung , busernews19.com – Dalam rangka Hari Kontrasepsi Se Dunia atau World Contraception Day (WCD) Tahun 2025, UPTD Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Keluarga Kecamatan Ciparay menyelenggarakan kegiatan Pelayanan MKJP dan Non MKJP.
Kegiatan Pelayanan MKJP dan Non MKJP dilaksanakan di PMB Bidan Farida Aryani dan pelaksanaannya selama 2 hari yaitu tanggal 9 September 2025 untuk wilayah Desa Pakutandang, Gunungleutik, Cikoneng, Sagaracipta, Mekarlaksana, Babakan dan Manggungharja. sedangkan tanggal 10 September 2025 untuk wilayah Desa Ciheulang, Sumbersari, Serangmekar, Bumiwangi, Ciparay, Sarimahi.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bandung Muhammad Hairun melalui Kepala UPTD Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Keluarga Kecamatan Ciparay Farida Aryani mengatakan, ” Alhamdulillah dalam rangka hari
Hari Kontrasepsi Se Dunia atau World Contraception Day (WCD) Tahun 2025, UPTD Pengendalian Penduduk dan Pengendalian Keluarga Kecamatan Ciparay melaksanakan kegiatan pelayanan MKJP yaitu IUD dan Inplan, serta memberikan kegiatan pelayanan Non MKJP yaitu pil dan suntik”.
Sambung Farida Aryani, dalam kegiatan ini warga yang mengikuti kegiatan pelayanan ini sebanyak 150 orang dengan perincian IUD 54 orang, Pil 10 orang, Suntik 6 orang dan Inplan 80 orang.
Dikatakannya, tujuan dari MKJP menjarangkan kehamilan, mengontrol jumlah anak, dan menghentikan kesuburan dalam jangka waktu lama, sehingga meningkatkan kesehatan ibu, anak, dan keluarga, serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat.
Sedangkan tujuan dari pelayanan Non MKJP adalah, mengatur jarak kelahiran dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan bagi Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum siap menggunakan MKJP, memerlukan metode sementara, atau belum memenuhi syarat untuk MKJP, imbuhnya.

Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak, mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, serta mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan memberikan akses pada Pasangan Usia Subur (PUS) untuk mengatur jumlah dan jarak kelahiran sesuai kebutuhan mereka, pungkas Farida Aryani. (Dens)




