Kab.Bandung, busernews19.com – Parkir Hidrolik Paralayang yang di tempatkan di Pinggir Jalan Raya Alun-alun Ciparay, yang dibangun tahun 2020 dengan biaya Rp 1,7 milyar ini kini kondisi tidak terawat jadi sarang laba laba , sampah berserakan , dan banyak nyamuk.seakan tidak terawat, Tito salah satu warga yang enggan memarkirkan kendaraan bermotor nya di paralayang dengan alasan kumuh, banyak nyamuk dan kurang nyaman’ tuturnya ,Senin 28/04/2025.
Tempat parkir dengan kapasitas dapat menampung 200 sepeda motor ini seharusnya menjadi ikon kemajuan Kabupaten Bandung dalam pengelolaan parkir.
Hal ini disampaikan media busernews19.com sesuai temuan dilapangan,tempat parkir tersebut dapat meminimalisir kemacetan akibat parkir di tepi jalan, tetapi melihat langsung keengganan para pemilik sepeda motor untuk memarkirkan kendaraannya di tempat parkir hidrolik tersebut dengan berbagai alasan.
“Alasannya ada yang khawatir tidak bisa pulang seandainya listrik mati, karena hidrolik tersebut belum memiliki genset dan masih mengandalkan listrik PLN. Selain itu petugas parkir juga tidak ada yang mengarahkan untuk parkir di tempat parkir hidrolik tersebut’jelasnya.
Dengan alasan tersebut, kondisi parkir masih semrawut di sepanjang jalan Laswi yang dapat menyebabkan terganggunya lalu lintas. Karenanya, berharap pihak UPT Parkir Dishub dapat membenahi fasilitas parkir tersebut.
Lanjut wartawan busernews19.com ,yang perlu dibenahi UPT Parkir Dishub kabupaten bandung di antaranya; membenahi SDM petugas parkir agar lebih pro aktif mengarahkan motor yang akan parkir, membenahi lokasi tempat parkir hidrolik agar ditertibkan.
Selain itu, mental juru parkir yang memungut tanpa karcis pun perlu dibenahi. Untuk mengantisipasi mati lampu dari PLN di tempat parkir tersebut harus disediakan genset.
Selain masalah tempat parkir yang harus mendapat perhatian untuk dibenahi, juga berharap ada proaktif dari UPT Parkir Dishub kabupaten bandung dengan pemeliharaan yang berkala. (Dens)




