Kab. Bandung, busernews19 – Sebagai bentuk sinergitas antara Pemerintah Kecamatan Ciparay bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat, meminta para tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menjadi penetral dinamika ditengah masyarakat demi terwujudnya kondusifitas dan kerukunan antara masyarakat.
“Kegiatan harmonisasi ini untuk melakukan pembinaan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dalam rangka mensinergiskan visi misi kita untuk membangun negara ini jangan sampai isu-isu yang menyangkut mengenai masalah perpecahan, seperti isu SARA itu muncul,” ucap Rahmat usai kegiatan Harmonisasi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Ciparay yang berlangsung di Aula kecamatan Jumat 20/06/2025.

Menurutnya perkembangan media sosial yang luar biasa ini tidak selalu diikuti dampak positif saja, namun juga sebaliknya. Sehingga pendekatan-pendekatan harus dilakukan untuk memilah informasi yang berpotensi memecah-belah bangsa. imbuhnya.
“Filterisasi terhadap perkembangan ini tidak bisa dibendung, karena itu kita harus melakukan pendekatan sosial dan keagamaan serta kita harus memberikan keteladanan dalam berpikir, bersikap dan bertindak,” kata Kanit satpol PP Suryana.
Ustad Ujang Martin disela pidato nya menyatakan
Selain itu, jauga meminta kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam setiap kegiatan dimana mereka berada untuk mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya generasi muda hal-hal yang sifatnya pembinaan terhadap generasi muda.
“Kita minta mereka juga menjadi corong pemerintah untuk melakukan pembinaan sosial dan pembinaan keagamaan. Jangan sampai pemahaman orangtua, komunikasi yang tidak dibangun dengan baik oleh pihak keluarga akan menimbulkan masalah bagi anak bangsa kita ini,” tutupnya.
Suyana menambahkan berharap masyarakat yang diberikan pencerahan oleh para tokoh agama itu benar-benar menjaga keutuhan daerah ini.’pungkasnya. (Dens)




