Kab.Bandung – Kehadiran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI Dr. H. Wihaji, S.Ag.,M.Pd, di Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, menjadi momen istimewa yang membawa kebanggaan tersendiri bagi warga setempat.
Kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI tersebut dalam rangka Roadshow War of Stunting, yang dipusatkan di desa tersebut.
Kegiatan tersebut ikut mendampingi Dandim 0624/Kab Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra SE., Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono serta instrument lainya
Asep Tofik, Kepala Desa Serangmekar, menyampaikan rasa terharu dan bangga atas kehadiran menteri di desa yang ia pimpin.
“Ini pertama kalinya saya menjabat kepala desa menteri turun langsung ke desa kami. Sebelumnya, saya belum pernah mendengar hal seperti ini,” ujar Asep, dengan penuh rasa syukur.Selasa (18/2/2025).
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya membawa kebanggaan bagi Desa Serangmekar, tetapi juga merupakan sebuah kehormatan besar.

Acara tersebut diawali dengan peninjauan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di lanjut pendistribusian paket MBG dengan berdialog dengan bumil, Busui, dan lansia bergaya.
Asep tofik, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari pak menteri BKKBN untuk warga desa Serang Mekar yang Alhamdulillah dapat bantuan makan biji gratis untuk warga ibu hamil dan menyusui ini satu kebanggaan satu kesenangan bagi kami
“Alhamdulillah sudah dikunjungi sudah artinya pendampingan makan biji gratis ini sudah sampai kepada sasaran yang dituju yang dicita-citakan sesuai aturan harapan kami”,ucapnya.
Asep Tofik berharap, “kunjungan pak menteri ini menjadikan simbol bahwa program Pak Presiden ini harus berlangsung berjalan dengan baik kita bisa berkolaborasi karena data kependudukan warga yang mendapatkan bantuan tersebut ada di wilayah desa serangmekar.
Walaupun, kata Asep Tofik, belum semuanya sudah bisa tertangani atau bisa dibagi barusan untuk ibu hamil ada berapa untuk sementara ini ibu hamil kita ada didalam catatan data itu ada 80 orang tapi kita baru dapat 35 orang tapi akhirnya Semuanya dapat karena itu digilir sebelum Nanti secara umum program makan gaji gratis Ini dan ada manfaatkan yang 35 akhirnya besok harinya untuk 35 yang kesana ditambah 10 yang nantinya kita yang tambahkan supaya semua KPN yang dimaksud bisa dapat bantuan baik ibu hamil anak sekolah Balita dan lain sebagainya.
Dalam dialog nya Menteri Wihaji menjelaskan, kehadiran kementrian kami memastikan program pemerintah tepat sasaran bagi siswa siswi ,ibu hamil serta ibu menyusui dan balita dengan menu disesuaikan melalui BGN sekaligus pendataan, monitoring juga evaluasi .
( Dens )




